
Baru clear satu masalah, datang lagi masalah lain...
Ya, seperti itulah kehidupan. Masalah buat lo??? Ha!!!
biasanya manusia sering terperangkap dan stak pada sebuah masalah tanpa bisa melihat sisi baik dari sebuah masalah tersebut... apa lagi yang namanya CINTA. seperti lagu MARJINAL cinta itu memang pembodohan.
jadi disini saya akan memberikan solusi menghadapi masalah tanpa SOLUSI... HAHAHA. intinya HIDUP ITU DI NIKMATI BUKAN DI RATAPI...
Masalah merupakan bagian utama dari kehidupan. Siapa yang ingin hidup, maka harus siap berhadapan dengan masalah. Hanya saja, kadang masalah yang sedang dihadapi cukup sederhana, sehingga ia tak terlihat seperti orang yang bermasalah..
Kebanyakan orang memandang masalah sebagai sesuatu yang membebani dan menyulitkan bagi kelangsungan hidup mereka. Padahal, masalah adalah pesan dari sang illahi yang didalamnya terkandung banyak kebaikan. Siapa yang dapat menyikapinya dengan baik, maka ia akan mendapatkan kebaikan itu. Sebaliknya, siapa yang tidak mampu menyikapinya dengan baik, maka masalah itu justru akan membuatnya semakin terbebani.
Bagaimana cara menyikapi suatu permasalahan hidup dengan baik?
Hidup ini dipenuhi dengan berbagai masalah yang menarik untuk dipecahkan, dan masing-masing orang mempunyai cara tersendiri untuk mengatasinya. Ada yang memilih diam dan cuek terhadap masalahnya, Ada yang memimilih serius menghadapinya, ada yang rela diet sampe 3 bulan lebih 2 tahun (yaiyalah, masalahnya kan kegemukan?), sampe ada yang milih kabur dan nginep di rumah orang dan gak mau pulang sebelum diusir sama yang punya rumah (oalah, kebangetan!!!) Dan baru-baru ini, banyak orang yang memilih untuk membuat statusiasi curhat di facebook, mengontroversikan hatinya kepada media masa, sampai-sampai ada yang melabilkan ekonominya..
Cara terbaik untuk menghadapi masalah adalah dengan menikmatinya
Selama ini, banyak sekali kita jumpai kasus-kasus bunuh diri hanya karena masalah sepele. Punya hutang 50jt cuman bisa bayar 50rb, yang 4.950.000nya ditagih mulu sama yang punya, akhirnya yang ngutang bingung. Sudah berkonsultasi kesana kemari tapi gak ada hasil. Akhirnya munculah ide cemerlang yang tidak pernah diduga-duga sebelumnya, yups, bunuh diri...!!!!
Waryadi (nama orang yang bunuh diri tadi), adalah salah satu contoh orang yang tidak mampu menikmati permasalahan yang sedang dihadapinya, sehingga permasalahannya membuat dirinya semakin terbebani sekaligus depresi tingkat propinsi dan akhirnyapun bunuh diri...! Sungguh sadis bin tragis minal miris wal ironis alal meringis au menangis...!
Jangan pernah berpikir bahwa orang-orang yang selalu tersenyum di depanmu bebas dari segala masalah. Bisa jadi, mereka justru sedang berhadapan dengan masalah yang lebih besar dari masalah yang sedang kamu hadapi. Namun, karena mereka memilih untuk menerimanya dengan ikhlas, menjalaninya dengan sabar, dan menikmatinya, maka tampaklah mereka seperti orang yang tak bermasalah.
Jadi, buat yang lagi ada masalah, jangan coba-coba kabur dari rumah, apalagi sampai bunuh diri ditengah sawah...
Cobalah kita belajar menikmati setiap masalah yang sedang kita hadapi, layaknya menikmati suasana malam yang sunyi, ditemani secangkir kopi, apalagi belinya gratis, pasti tambah nikmat bukan? Hehehe..
Dengan menikmatinya, kita tidak hanya akan mendapatkan pesan allah ta'ala (pelajaran), tapi juga kenikmatan yang luar biasa. Nikmatilah masalahanmu dengan caramu sendiri...
Ingat kawan, setiap orang berhak untuk bahagia, hanya kapan waktunya, hanya Allah yang tahu. Tapi perlu diingat juga, bahwa setiap orang pasti akan mengalami yang namanya kesusahan.
Hidup tanpa masalah bagaikan orang hidup tanpa tujuan. Ia memilih untuk berdiam diri dan tidak melakukan apapun sepanjang waktu. Padahal, membuat suatu kesalahan adalah jauh lebih baik daripada hanya berdiam diri, karena dari kesalahan itu, akan dapat memberikan banyak pelajaran baginya...

No comments:
Post a Comment